Laman
Rabu, 24 November 2010
IBSAP Chapter 2. Biodiversity for the Present and Future Generations
21/11/2008
Keanekaragaman hayati adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keanekaan bentuk kehidupan di bumi, interaksi di antara berbagai makhluk hidup serta antara mereka dengan lingkungannya. Keanekaan sistem pengetahuan dan budaya masyarakat juga terkait erat dengan keanekaragaman hayati. Dengan demikian, keanekaragaman hayati mencakup semua bentuk kehidupan di muka bumi, mulai dari makhluk sederhana seperti jamur dan bakteri hingga makhluk yang mampu berpikir seperti manusia; mulai dari satu tegakan pohon di pekarangan rumah hingga ribuan tegakan pohon yang membentuk suatu sistem jejaring kehidupan yang rumit di dalam sebuah hutan.
Selain tiga tingkatan keanekaragaman hayati yang telah kita kenal, yaitu ekosistem, spesies dan gen, kita harus memahami pula mengenai pusat asal-usul, pusat keanekaragaman dan pusat endemisme. Seluruh tingkat keanekaragaman hayati tersebut saling terkait satu dengan lainnya. Selain itu, kegiatan manusia dan pola konsumsi juga mempengaruhi keanekaragaman hayati.
Keanekaan budaya manusia dan sistem pengetahuan juga merupakan bagian dari keanekaragaman hayati. Keanekaan budaya dicerminkan oleh keanekaan bahasa, kepercayaan, sistem pengelolaan lahan dan sumber daya alam, sistem pengetahuan tradiosional, struktur sosial, pola tanam, dan lainnya, yang membantu masyarakat beradaptasi terhadap perubahan. Sistem pengetahuan dan perkembangan teknologi modern juga menyumbangkan pemahaman tentang keanekaragaman hayati serta manfaatnya, misalnya melalui proses domestikasi hewan atau tumbuhan liar yang didasari pengetahuan tentang biologi spesies tersebut.
Nilai dan makna penting keanekaragaman hayati sudah lama diketahui dan diakui, namun karena tidak selalu dapat dinilai secara moneter maka seringkali nilainya terabaikan. Nilai dan makna penting tersebut dilihat dari nilai eksistensi, nilai jasa lingkungan, nilai warisan, nilai pilihan, nilai konsumsi, nilai produksi, serta nilai global dan lokal. Nilai dan makna penting ini tidak hanya berlaku untuk generasi kini, namun juga untuk generasi mendatang. Ketidakseimbangan dalam memandang nilai keanekaragaman hayati dapat mengarah pada perusakan habitat alami, kepunahan spesies, erosi keanekaragaman hayati dan budaya, serta sistem pengetahuan yang melemah.
Bab ini menguraikan konsep-konsep penting mengenai keanekagaraman hayati dan keanekaragaman budaya secara umum serta sistem pengetahuan yang berkaitan, dan nilai serta makna penting keanekaragaman hayati bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Keanekaragaman hayati adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan keanekaan bentuk kehidupan di bumi, interaksi di antara berbagai makhluk hidup serta antara mereka dengan lingkungannya. Keanekaan sistem pengetahuan dan budaya masyarakat juga terkait erat dengan keanekaragaman hayati. Dengan demikian, keanekaragaman hayati mencakup semua bentuk kehidupan di muka bumi, mulai dari makhluk sederhana seperti jamur dan bakteri hingga makhluk yang mampu berpikir seperti manusia; mulai dari satu tegakan pohon di pekarangan rumah hingga ribuan tegakan pohon yang membentuk suatu sistem jejaring kehidupan yang rumit di dalam sebuah hutan.
Selain tiga tingkatan keanekaragaman hayati yang telah kita kenal, yaitu ekosistem, spesies dan gen, kita harus memahami pula mengenai pusat asal-usul, pusat keanekaragaman dan pusat endemisme. Seluruh tingkat keanekaragaman hayati tersebut saling terkait satu dengan lainnya. Selain itu, kegiatan manusia dan pola konsumsi juga mempengaruhi keanekaragaman hayati.
Keanekaan budaya manusia dan sistem pengetahuan juga merupakan bagian dari keanekaragaman hayati. Keanekaan budaya dicerminkan oleh keanekaan bahasa, kepercayaan, sistem pengelolaan lahan dan sumber daya alam, sistem pengetahuan tradiosional, struktur sosial, pola tanam, dan lainnya, yang membantu masyarakat beradaptasi terhadap perubahan. Sistem pengetahuan dan perkembangan teknologi modern juga menyumbangkan pemahaman tentang keanekaragaman hayati serta manfaatnya, misalnya melalui proses domestikasi hewan atau tumbuhan liar yang didasari pengetahuan tentang biologi spesies tersebut.
Nilai dan makna penting keanekaragaman hayati sudah lama diketahui dan diakui, namun karena tidak selalu dapat dinilai secara moneter maka seringkali nilainya terabaikan. Nilai dan makna penting tersebut dilihat dari nilai eksistensi, nilai jasa lingkungan, nilai warisan, nilai pilihan, nilai konsumsi, nilai produksi, serta nilai global dan lokal. Nilai dan makna penting ini tidak hanya berlaku untuk generasi kini, namun juga untuk generasi mendatang. Ketidakseimbangan dalam memandang nilai keanekaragaman hayati dapat mengarah pada perusakan habitat alami, kepunahan spesies, erosi keanekaragaman hayati dan budaya, serta sistem pengetahuan yang melemah.
Bab ini menguraikan konsep-konsep penting mengenai keanekagaraman hayati dan keanekaragaman budaya secara umum serta sistem pengetahuan yang berkaitan, dan nilai serta makna penting keanekaragaman hayati bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Direktorat Lingkungan Hidup
Direktorat Lingkungan Hidup
* Email
* Print
* 613
IBSAP Chapter 1. Introduction
21/11/2008
Keanekaragaman hayati merupakan seluruh keanekaan bentuk kehidupan di bumi, beserta interaksi di antara mereka dan antara mereka dengan lingkungannya. Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) serta dua samudera (Pasifik dan Hindia), dikaruniai keanekaragaman hayati yang amat kaya dan khas. Sebagian besar pembangunan di Indonesia selama ini mengandalkan sumber daya hayati ini, yang sangat bergantung kepada keberadaan, potensi, dan kelestarian keanekaragaman hayati. Dengan demikian keanekaragaman hayati merupakan aset bagi pembangunan dan kemakmuran bangsa. Penyusunan strategi dan rencana aksi keanekaragaman hayati nasional bertujuan untuk memfasilitasi pelaksanaan upaya konservasi dan pemanfaatannya secara lestari sebagaimana tercantum dalam Konvensi Keanekaragaman Hayati.
Untuk mewujudkan potensi tersebut diperlukan strategi dan rencana aksi pengelolaan keanekaragaman hayati yang komprehensif, efektif dan partisipatif. Belajar dari pengalaman penyusunan Biodiversity Action Plan for Indonesia (BAPI) 1993 dan implementasinya serta mengingat proses desentralisasi yang saat ini tengah berlangsung, maka proses penyusunan IBSAP diupayakan sejauh mungkin menggunakan pendekatan partisipatif, bottom up dan transparan.
Dalam pelaksanaannya, pendekatan yang dipilih tidak selalu berjalan mulus karena ada berbagai kendala teknis maupun non teknis. Namun semangat partisipatif sejauh mungkin dikembangkan dalam proses penyusunan IBSAP yang berlangsung selama 2 tahun. Pendekatan dilakukan melalui berbagai macam bentuk dan cara, diantaranya melalui lokakarya regional dan nasional, community outreach, diskusi tematis, diskusi kelompok terfokus, jejaring nasional dan internasional, dan lainnya.
Bab ini berisi tentang latar belakang disusunnya dokumen Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia 2003-2020, termasuk implementasi Biodiversity Action Plan for Indonesia 1993 yang dijadikan dasar pijakan penyusunan IBSAP, menguraikan tujuan, proses dan pendekatan serta organisasi penyusunan dokumen IBSAP.
* 613
IBSAP Chapter 1. Introduction
21/11/2008
Keanekaragaman hayati merupakan seluruh keanekaan bentuk kehidupan di bumi, beserta interaksi di antara mereka dan antara mereka dengan lingkungannya. Indonesia, sebagai negara kepulauan yang terletak di antara dua benua (Asia dan Australia) serta dua samudera (Pasifik dan Hindia), dikaruniai keanekaragaman hayati yang amat kaya dan khas. Sebagian besar pembangunan di Indonesia selama ini mengandalkan sumber daya hayati ini, yang sangat bergantung kepada keberadaan, potensi, dan kelestarian keanekaragaman hayati. Dengan demikian keanekaragaman hayati merupakan aset bagi pembangunan dan kemakmuran bangsa. Penyusunan strategi dan rencana aksi keanekaragaman hayati nasional bertujuan untuk memfasilitasi pelaksanaan upaya konservasi dan pemanfaatannya secara lestari sebagaimana tercantum dalam Konvensi Keanekaragaman Hayati.
Untuk mewujudkan potensi tersebut diperlukan strategi dan rencana aksi pengelolaan keanekaragaman hayati yang komprehensif, efektif dan partisipatif. Belajar dari pengalaman penyusunan Biodiversity Action Plan for Indonesia (BAPI) 1993 dan implementasinya serta mengingat proses desentralisasi yang saat ini tengah berlangsung, maka proses penyusunan IBSAP diupayakan sejauh mungkin menggunakan pendekatan partisipatif, bottom up dan transparan.
Dalam pelaksanaannya, pendekatan yang dipilih tidak selalu berjalan mulus karena ada berbagai kendala teknis maupun non teknis. Namun semangat partisipatif sejauh mungkin dikembangkan dalam proses penyusunan IBSAP yang berlangsung selama 2 tahun. Pendekatan dilakukan melalui berbagai macam bentuk dan cara, diantaranya melalui lokakarya regional dan nasional, community outreach, diskusi tematis, diskusi kelompok terfokus, jejaring nasional dan internasional, dan lainnya.
Bab ini berisi tentang latar belakang disusunnya dokumen Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia 2003-2020, termasuk implementasi Biodiversity Action Plan for Indonesia 1993 yang dijadikan dasar pijakan penyusunan IBSAP, menguraikan tujuan, proses dan pendekatan serta organisasi penyusunan dokumen IBSAP.
Senin, 22 November 2010
cara mengatasi kerusakan lingkungan yang paling sederhana di kehidupan kita Kelangsungan hidup berbagai mahluk hidup di muka bumi kian terancam.
Sudah saatnya setiap orang ikut menangani dengan cara masing-masing dan sesegera mungkin. Pastikan semua menggunakan solusi dan teknologi yang ramah lingkungan!
Hemat energi
* Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Kerlip merah penanda standby menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.
* Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi
* Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami.
Hemat air
* Matikan keran saat sedang menggosok gigi
* Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman
* Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air per hari
* Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.
Hemat kayu dan kertas
* Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
* Gunakan kembali amplop bekas
Kurangi, pakai lagi dan daur ulang (Reduce, Reuse and Recycle)
* Bantulah mengurangi tumpukan sampah dunia
* Jangan gunakan produk 'sekali pakai' seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastik
* Gunakan baterai isi ulang
* Pilih kalkulator bertenaga surya
* Simpan makanan dalam wadah keramik, hindar
Bahkan aktivitas paling sederhana yang dilakukan setiap hari, dapat membantu memulihkan planet kita yang kian rusak ini. Jangan tunda lagi, mari lakukan sekarang.
Di Tempat Kerja
Berangkat ke tempat kerja
* Gunakan transportasi publik, sepeda atau berjalan kaki daripada menggunakan mobil untuk berangkat ke kantor
* Jika anda berkendara untuk berangkat kerja, cobalah untuk berangkat bersama-sama dengan kolega yang tinggal berdekatan atau sejalan kebijakan personal
* Atur printer anda untuk mencetak di kedua sisi kertas
* Gunakan email jika memungkinkan, daripada menggunakan mesin fax atau tulisan tangan
* Gunakan kembali amplop bekas
* Recycle kertas bekas pakai
* Matikan lampu ruang meeting dan matikan komputer serta alat elektronik lainnya jika tidak digunakan
Saat Berkebun
Hemat air
* Jika mungkin, hindari penggunaan selang.
* Gunakan kaleng penyiram tanaman atau ember untuk mencuci mobil.
* Siramlah tanaman di sore hari agar air mudah meresap kedalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma.
* Biarkan rumput di halaman tumbuh sedikit lebih tinggi - hal ini akan mengurangi konsumsi air.
* Gunakan air hujan untuk menyiram kebun.
Kurangi Sampah, Kurangi Pencemaran
* Jangan membakar sampah - karena dapat memproduksi bahan kimia berbahaya, serta menghasilkan karbon dioksida yang berkontribusi pada perubahan iklim.
* Upayakan penggunaan pupuk dan pestisida organik yang ramah lingkungan - selain dapat mengurangi polusi, produk organik lebih ramah terhadap hewan. Bahan kimia dari pupuk akan terkumpul di lautan dan dapat membahayakan keseimbangan lingkaran-kehidupan.
* Tanamlah tanaman anti penyakit dan anti hama.
* Gunakan tanaman untuk menolak serangga. Sebagian tumbuhan dan bunga - seperti zodia, sereh dapat mengusir serangan serangga.
Selalu hargai alam
* Percantik kebun Anda dengan keindahan bunga-bunga liar
* Luangkan waktu menikmati keindahan alam bersama keluarga dan teman-teman
* Dukunglah kehidupan liar di kebun dengan meletakkan sarang burung, membuat kolam dan menanam tanaman dan bunga liar sebanyak-banyaknya.
* Tanam jenis pohon lokal
* Jangan petik bunga-bungaan, biarkan dia tetap mempercantik alam terbuka
Saat Berlibur
Hemat energi, kurangi sampah dan polusi
* Hindari bepergian dengan pesawat udara jika memungkinkan - perjalanan udara memerlukan jumlah bahan bakar yang sangat besar dan dapat menimbulkan efek rumah kaca.
* Buanglah sampah secara bertanggung jawab - ini dapat berbahaya bagi kehidupan liar
* Gunakan kembali handuk-handuk dan berpartisipasilah dalam setiap langkah penghematan yang dilakukan oleh hotel
* Buanglah sampah sanitasi secara benar. Jangan membuang cotton buds, kondom, tampon dan plastik ke dalam toilet - atau anda akan menemukannya kembali di pantai saat kunjungan anda berikutnya
* Ambil semua sampah rumah tangga di pantai - penyu seringkali terbunuh oleh sampah plastik yang seringkali keliru dianggap sebagai ubur-ubur oleh penyu. Banyak sampah berbahaya yang memerlukan waktu tahunan untuk diurai.
Hargai alam
* Jangan ikut berpartisipasi dalam kegiatan berburu atau memancing kecuali jika kegiatan tersebut bertujuan untuk ambil bagian dalam rencana pengelolaan yang lebih efektif.
* Jangan tergoda untuk menyentuh binatang/hewan liar dan menganggu habitat baik di darat, pantai maupun dalam laut
* Berhati-hatilah saat memilih suvenir untuk dibawa pulang. Banyak spesies dari koral sampai gajah dan alligator terancam kepunahan karena mereka banyak diambil untuk suvenir.
* Kapal boat dan jet-ski menimbulkan polusi suara dan kimia yang akan mengganggu kehidupan liar - jangan biarkan mesin terus-terusan menyala jika tidak digunakan
* Jika anda berlayar, berselancar atau berselancar angin, jagalah jarak paling tidak 100m dari sarang anjing laut atau burung laut agar tidak menganggu mereka.
Saat Berbelanja
Pilihlah produk segar secara hati-hati
* Beli bahan-bahan makanan organik. Proses penanaman bahan-bahan makanan non-organik menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, yang dapat mencemari jalan air dan seluruh lingkungan sekitar.
* Beli buah-buahan dan sayuran yang sedang musim untuk mengurangi biaya transportasi yang berlebihan untuk mengimport barang-barang tersebut. Jika memungkinkan, belilah bahan makanan produksi lokal
Kurangi sampah dan polusi, hematlah energi
* Jangan membeli produk dengan kemasan berlebihan, dan jika memungkinkan pilihlah produk yang menggunakan wadah pakai ulang
* Belilah produk daur ulang atau produk yang dapat di daur ulang, misalnya tisu toilet dan alat-alat tulis,
* Jika anda pergi ke supermarket dengan menggunakan mobil, ajaklah teman anda - perjalanan dengan satu mobil lebih baik daripada menggunakan dua mobil
* Bawalah kantong belanjaan anda sendiri atau gunakan plastik bekas pakai ketika berbelanja
* Belilah dalam jumlah besar jika memungkinkan, hal ini selain dapat menghemat pengepakan dapat juga meghemat uang
* Jangan membeli air minum botolan jika anda yakin air keran anda aman dikonsumsi
* Transportasi air dari sumbernya ke rak supermarket adalah pembuangan energi yang mahal. Apalagi, sampah botol gelas dan plastik yang kita hasilkan sudah sangat banyak.
* Belilah peralatan rumah tangga yang paling hemat energi yang dapat anda jangkau
Hindari bahan kimia berbahaya
* Hindari pembelian sampo anti kutu yang mengandung pestisida
* Pilihlah produk pembersih yang biogradable sehingga bahan kiminanya hanya memberikan sedikit dampak pada sistem tanah dan air kita
Hemat energi
* Matikan semua alat elektronik saat tidak digunakan. Kerlip merah penanda standby menunjukkan alat tersebut masih menggunakan listrik. Artinya Anda terus berkontribusi pada pemanasan global.
* Pilihlah perlengkapan elektronik serta lampu yang hemat energi
* Saat matahari bersinar hindari penggunaan mesin pengering, jemur dan biarkan pakaian kering secara alami.
Hemat air
* Matikan keran saat sedang menggosok gigi
* Gunakan air bekas cucian sayuran dan buah untuk menyiram tanaman
* Segera perbaiki keran yang bocor - keran bocor menumpahkan air bersih hingga 13 liter air per hari
* Jika mungkin mandilah dengan menggunakan shower. Mandi berendam merupakan cara yang paling boros air.
Hemat kayu dan kertas
* Selalu gunakan kertas di kedua sisinya
* Gunakan kembali amplop bekas
Kurangi, pakai lagi dan daur ulang (Reduce, Reuse and Recycle)
* Bantulah mengurangi tumpukan sampah dunia
* Jangan gunakan produk 'sekali pakai' seperti piring dan sendok kertas atau pisau, garpu dan cangkir plastik
* Gunakan baterai isi ulang
* Pilih kalkulator bertenaga surya
* Simpan makanan dalam wadah keramik, hindar
Bahkan aktivitas paling sederhana yang dilakukan setiap hari, dapat membantu memulihkan planet kita yang kian rusak ini. Jangan tunda lagi, mari lakukan sekarang.
Di Tempat Kerja
Berangkat ke tempat kerja
* Gunakan transportasi publik, sepeda atau berjalan kaki daripada menggunakan mobil untuk berangkat ke kantor
* Jika anda berkendara untuk berangkat kerja, cobalah untuk berangkat bersama-sama dengan kolega yang tinggal berdekatan atau sejalan kebijakan personal
* Atur printer anda untuk mencetak di kedua sisi kertas
* Gunakan email jika memungkinkan, daripada menggunakan mesin fax atau tulisan tangan
* Gunakan kembali amplop bekas
* Recycle kertas bekas pakai
* Matikan lampu ruang meeting dan matikan komputer serta alat elektronik lainnya jika tidak digunakan
Saat Berkebun
Hemat air
* Jika mungkin, hindari penggunaan selang.
* Gunakan kaleng penyiram tanaman atau ember untuk mencuci mobil.
* Siramlah tanaman di sore hari agar air mudah meresap kedalam akar. Penyiraman pada siang hari hanya membuat air menguap percuma.
* Biarkan rumput di halaman tumbuh sedikit lebih tinggi - hal ini akan mengurangi konsumsi air.
* Gunakan air hujan untuk menyiram kebun.
Kurangi Sampah, Kurangi Pencemaran
* Jangan membakar sampah - karena dapat memproduksi bahan kimia berbahaya, serta menghasilkan karbon dioksida yang berkontribusi pada perubahan iklim.
* Upayakan penggunaan pupuk dan pestisida organik yang ramah lingkungan - selain dapat mengurangi polusi, produk organik lebih ramah terhadap hewan. Bahan kimia dari pupuk akan terkumpul di lautan dan dapat membahayakan keseimbangan lingkaran-kehidupan.
* Tanamlah tanaman anti penyakit dan anti hama.
* Gunakan tanaman untuk menolak serangga. Sebagian tumbuhan dan bunga - seperti zodia, sereh dapat mengusir serangan serangga.
Selalu hargai alam
* Percantik kebun Anda dengan keindahan bunga-bunga liar
* Luangkan waktu menikmati keindahan alam bersama keluarga dan teman-teman
* Dukunglah kehidupan liar di kebun dengan meletakkan sarang burung, membuat kolam dan menanam tanaman dan bunga liar sebanyak-banyaknya.
* Tanam jenis pohon lokal
* Jangan petik bunga-bungaan, biarkan dia tetap mempercantik alam terbuka
Saat Berlibur
Hemat energi, kurangi sampah dan polusi
* Hindari bepergian dengan pesawat udara jika memungkinkan - perjalanan udara memerlukan jumlah bahan bakar yang sangat besar dan dapat menimbulkan efek rumah kaca.
* Buanglah sampah secara bertanggung jawab - ini dapat berbahaya bagi kehidupan liar
* Gunakan kembali handuk-handuk dan berpartisipasilah dalam setiap langkah penghematan yang dilakukan oleh hotel
* Buanglah sampah sanitasi secara benar. Jangan membuang cotton buds, kondom, tampon dan plastik ke dalam toilet - atau anda akan menemukannya kembali di pantai saat kunjungan anda berikutnya
* Ambil semua sampah rumah tangga di pantai - penyu seringkali terbunuh oleh sampah plastik yang seringkali keliru dianggap sebagai ubur-ubur oleh penyu. Banyak sampah berbahaya yang memerlukan waktu tahunan untuk diurai.
Hargai alam
* Jangan ikut berpartisipasi dalam kegiatan berburu atau memancing kecuali jika kegiatan tersebut bertujuan untuk ambil bagian dalam rencana pengelolaan yang lebih efektif.
* Jangan tergoda untuk menyentuh binatang/hewan liar dan menganggu habitat baik di darat, pantai maupun dalam laut
* Berhati-hatilah saat memilih suvenir untuk dibawa pulang. Banyak spesies dari koral sampai gajah dan alligator terancam kepunahan karena mereka banyak diambil untuk suvenir.
* Kapal boat dan jet-ski menimbulkan polusi suara dan kimia yang akan mengganggu kehidupan liar - jangan biarkan mesin terus-terusan menyala jika tidak digunakan
* Jika anda berlayar, berselancar atau berselancar angin, jagalah jarak paling tidak 100m dari sarang anjing laut atau burung laut agar tidak menganggu mereka.
Saat Berbelanja
Pilihlah produk segar secara hati-hati
* Beli bahan-bahan makanan organik. Proses penanaman bahan-bahan makanan non-organik menggunakan bahan kimia berbahaya seperti pestisida, yang dapat mencemari jalan air dan seluruh lingkungan sekitar.
* Beli buah-buahan dan sayuran yang sedang musim untuk mengurangi biaya transportasi yang berlebihan untuk mengimport barang-barang tersebut. Jika memungkinkan, belilah bahan makanan produksi lokal
Kurangi sampah dan polusi, hematlah energi
* Jangan membeli produk dengan kemasan berlebihan, dan jika memungkinkan pilihlah produk yang menggunakan wadah pakai ulang
* Belilah produk daur ulang atau produk yang dapat di daur ulang, misalnya tisu toilet dan alat-alat tulis,
* Jika anda pergi ke supermarket dengan menggunakan mobil, ajaklah teman anda - perjalanan dengan satu mobil lebih baik daripada menggunakan dua mobil
* Bawalah kantong belanjaan anda sendiri atau gunakan plastik bekas pakai ketika berbelanja
* Belilah dalam jumlah besar jika memungkinkan, hal ini selain dapat menghemat pengepakan dapat juga meghemat uang
* Jangan membeli air minum botolan jika anda yakin air keran anda aman dikonsumsi
* Transportasi air dari sumbernya ke rak supermarket adalah pembuangan energi yang mahal. Apalagi, sampah botol gelas dan plastik yang kita hasilkan sudah sangat banyak.
* Belilah peralatan rumah tangga yang paling hemat energi yang dapat anda jangkau
Hindari bahan kimia berbahaya
* Hindari pembelian sampo anti kutu yang mengandung pestisida
* Pilihlah produk pembersih yang biogradable sehingga bahan kiminanya hanya memberikan sedikit dampak pada sistem tanah dan air kita
Langganan:
Postingan (Atom)
